Portal Berita Cilegon No1

Dermaga V dan IV Pelabuhan Merak Berhenti Beroperasi Akibat Cuaca Buruk, Kapal Ferry Sulit Sandar

MERAK, BCO - Cuaca buruk yang melanda Perairan Selat Sunda sejak Jumat (04/01/2012), kemarin bukan hanya menghempas kapal tangker Trichem Bonita, namun juga berdampak pada transportasi laut di Pelabuhan Merak. Bahkan pelabuhan penghubung Jawa-Sumatera itu menghentikan operasi dua dermaganya, yakni Dermaga IV dan V, Sabtu (05/01/2012). Iti dilakukan demi keselamatan penumpang.


Bagian Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario  Sardadi Oetomo mengatakan, akibat cuaca buruk yang terjadi sejak tadi malam, kapal mengalami kesulitan untuk bersandar. Sebab kapal terhantam ombak besar akibat cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi di sekitar Perairan Merak.

Akibat cuaca buruk itu, kata dia, dua dermaga dari lima dermaga yang tersedia yang berada di Pelabuhan Merak, yakni Dermaga V dan IV tidak bisa beroperasi untuk sandar kapal melayani para pengguna jasa penyeberangan menuju Bakauheuni, Lampung. Sebab, kapal tidak bisa melakukan sandar. Dikarenakan di dua dermaga itu alun (arus bawah, red) laut cukup kencang. "Kapal sulit bersandar untuk mencegah hal yang tidak diinginkan kami hentikan operasi sementara," kata Mario.

Dermaga yang beroperasi di Pelabuhan Merak, lanjutnya, saat ini hanya terdapat tiga dermaga saja, yakni Dermaga I, Dermaga II dan Dermaga III. "Tiga dermaga itu kami maksimalkan untuk beroperasi kapal. Itu dilakukan agar transportasi penyeberangan tetap normal," ujarnya.

Mario  menambahkan, untuk mengantisipasi cuaca buruk, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). "Kita selalu memantau perkembangan cuaca dengan berkoordinasi tiap waktu dengan BMKG," imbuh Mario. (*)

Penulis
Usman Temposo

Polling

Walikota Cilegon 2015-2020 Pilihan Anda

Mobile Version | Standard Version