Portal Berita Cilegon No1

3 Mei, Tarif Penyeberangan Merak-Bakauheni Naik 22%

MERAK, BCO - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery, akhirnya memberlakukan bahwa per tanggal 3 Mei 2012 mendatang, angkutan penyebrangan Pelabuhan Merak-Bakauheni akan mengalami kenaikan. Demikian terungkap dalam rapat kordinasi dan sosialisasi penetapan kenaikan tarif penyebrangan yang digelar di ruang rapat ASDP merak, Senin sore (16/4/2012). Kenaiakan tarif tersebut tertuang dalam peraturan menteri perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2012 dan permenhub Nomor PM 19 Tahun 2012 tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi.

Dalam rapat tersebut diungkapkan bahwa kenaikan tarif itu didasarkan pada sejumlah pertimbangan, di antaranya terkait dengan tarif yang berlaku saat ini masih di bawah biaya pokok produksi sehingga menyulitkan para pengusaha kapal dalam melakukan peningkatan perawatan yang optimal dan juga peremajaan kapal. Dengan kenaikan tarif ini, kementrian perhubungan berharap pelayanan dan perawatan kapal akan jauh lebih maksimal.

Namun demikian, kenaikan tarif  angkutan ini tidak berlaku menyeluruh dan hanya berlaku untuk kendaraan golongan V sampai dengan VIII, sedangkan tarif angkutan penumpang dan kendaraan golongan 1 sampai dengan IV tidak mengalami kenaikan. "Ditegaskan bahwa penyesuaian tarif ini hanya pada angkutan atau truk. Untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan umum tidak naik," ujar Kepala PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, La Mane, kepada Berita Cilegon Online (BCO), usai sosialisasi.

Sementara itu, Direktur Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Prasetyo B Utomo menolak kalau kebijakan ini disebut sebagai kenaikan tarif. Menurut Prasetyo kebijakan kementrian perhubungan ini hanyalah penyesuaian tarif yang didasarkan pada makin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan regulasi  yang terjadi.

"Anda tau sendirilah. Sekarang ini, kendaraan pengangkut barang yang biasanya melintas melalui pelabuhan tanjung priuk, kini lebih memilih menggunakan jasa penyeberangan Merak-Bakauheni. Sementara di sisi lain, dimensi kendaraan mereka tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga akhirnya menyebabkan jumlah truk yang dibawa oleh kapal dalam 1 kali perjalanan mengalami penurunan," jelas Prasetyo.

Ditemui seusai melakukan rapat sosialisasi kenaikan tarif yang digelar di ruang rapat ASDP Merak,  Prasetyo mengungkapkan bahwa penyesuain tarif ini akan berlaku mulai tanggal 3 Mei. Adapun kisaran kenaikan tarif itu antara 17-22 persen yang disesuaikan dengan jenis dan golongan kendaraan. (*)

Penulis
Haikal AF


TARIF LINTAS MERAK-BAKAUHENI

 

 

 

NO

Jenis Muatan

Satuan

Tarif Terpadu

Lama

Baru

Naik

(Rp.)

(Rp.)

(%)

A

PENUMPANG

 

 

 

 

 

Kelas Ekonomi

 

 

 

 

1

Penumpang Dewasa

Per Orang

11.500

11.500

0.0%

2

Penumpang Anak

Per Orang

7000

7000

0.0%

 

B

KENDARAAN

 

 

 

 

1

Golongan I

Per Unit

20.000

20.000

0.0%

2

Golongan II

Per Unit

32.500

32.500

0.0%

3

Golongan III

Per Unit

78.500

78.500

0.0%

4

Golongan IV

 

 

 

 

 

Kendaraan Penumpang

Per Unit

232.500

232.500

0.0%

 

Kendaraan Barang

Per Unit

204.000

204.000

0.0%

5

Golongan V

 

 

 

 

 

Kendaraan Penumpang

Per Unit

438.000

513.000

17.12%

 

Kendaraan Barang

Per Unit

362.000

430.000

18.78%

6

Golongan VI

 

 

 

 

 

Kendaraan Penumpang

Per Unit

732.000

862.000

17.76%

 

Kendaraan Barang

Per Unit

525.000

625.000

19.05%

7

Golongan VII

Per Unit

798.000

963.000

20.68%

8

Golongan VIII

Per Unit

1.180.000

1.445.000

22.46%

9

Golongan IX

Per Unit

-

2.350.000

 

 

 

Mobile Version | Standard Version