Portal Berita Cilegon No1

Evakuasi 20 Imigran Afganistan ke Tanjung Pinang Menggunakan Pesawat

MERAK, BCO – Kepala Kantor Imigrasi Kota Cilegon MT Satiawan, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap 20 20 imigran gelap asal Afganistan, yang selama ini ditampung di Hotel Fery Merak, ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Evakuasi sendiri berlangsung, Kamis (10/5) dini hari sekitar pukul 03.00. Informasi ini disampaikan Satiawan kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, tepatnya di wilayah Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Kamis (10/5/12) siang tadi.

“Evakuasi 20 imigran ini, merupakan pengiriman terakhir, yang mana sebelumnya sekitar 111 imigran sudah dievakuasi ke tempat penampungan yang berada di empat kota di Indonesia, antara lain ke Tanjung Pinang, Kupang, dan Makassar,” Satiawan menjelaskan.
 
Proses evakuasi terhadap imigran gelap tersebut, kata Satiawan, dari Hotel Fery Merak menggunakan bus ke Bandara Soekarno Hatta dari dari bandar Internasional milik Republik Indonesia itu, mereka diterbangkan dengan pesawat ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. “Semua pembiayaan evakuasi para imigran itu ditanggung oleh IOM (International Organisation for Migration),” katanya.

Selama di Hotel Fery Merak, para imigran tersebut mendapatkan perhatian penuh, mulai dari makan, minum, dan kesehatannya, sehingga ketika dievakuasi, mereka dalam keadaan sehat.  Ketika disinggung terkait 9 imigran gelap yang kabur, beberapa hari setelah dievakuasi dari dermaga Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) ke Hotel Fery Merak, Satiawan mengatakan sampai sekarang  belum ditemukan.

"Belum ditemukan dan sampai saat ini Polres Cilegon masih melakukan pencarian. Tetapi saya sangat berharap mereka yang kabur, segera menyerahkan diri," Satiawan berharap. (*)

Penulis
Oji Faoji

Mobile Version | Standard Version